TVRI Provinsi Kalimantan Timur Jadi Tujuan Kegiatan Educational Visit SMP Muhammadiyah 5 Samarinda

Samarinda — Dalam rangka menambah wawasan dan pengalaman belajar di luar kelas, santri kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda melaksanakan kegiatan educational visit ke TVRI Kalimantan Timur pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang dirancang untuk mengenalkan santri pada dunia penyiaran, jurnalistik, serta perkembangan teknologi media massa di Indonesia.

Kegiatan educational visit ini diikuti oleh seluruh santri kelas VIII dan didampingi oleh para wali kelas serta guru, yakni Wali Kelas VIII.1 Ustadz Muammar Zaky Khatami, Lc, Wali Kelas VIII.2 Ibu Farra Syarliza Setiawan, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Ibu Citra Yuanita Wibowo, S.Pd., M.M, Ibu Fadillah Angraeni, Ibu Huriyatul Alifah, S.Pd, Bapak Muhammad Ridho Alfarisi, S.Kom, serta Ustadz Jabal Noor, S.H. Kehadiran para guru pendamping bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan memberikan pendampingan edukatif kepada para santri selama kegiatan berlangsung.

Setibanya di kantor TVRI Kaltim, para santri disambut dengan hangat oleh pihak TVRI. Selanjutnya, santri dikumpulkan untuk mengikuti sesi pemaparan materi pengantar yang disampaikan oleh Dr. Arham Halwin Rani, M.Hum., selaku Tim Humas dan Protokol TVRI Kaltim. Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan sejarah berdirinya TVRI sebagai lembaga penyiaran publik pertama di Indonesia, peran strategis TVRI dalam menyampaikan informasi, pendidikan, dan hiburan kepada masyarakat, serta perkembangan teknologi televisi dari masa ke masa hingga era digital saat ini.

Selain itu, santri juga mendapatkan pemahaman mengenai proses produksi berita dan program televisi, mulai dari tahap perencanaan, peliputan, penulisan naskah, hingga proses penyiaran. Materi ini memberikan gambaran utuh tentang bagaimana sebuah informasi diproduksi secara profesional dan bertanggung jawab sebelum disiarkan kepada publik.

Usai sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan tur fasilitas TVRI Kaltim. Para santri diajak berkeliling untuk melihat langsung studio televisi dan studio berita. Pada kesempatan ini, santri dapat menyaksikan secara langsung suasana kerja di dalam studio serta memahami peran masing-masing kru, baik yang bertugas di depan layar maupun di balik layar. Antusiasme santri terlihat jelas saat mereka melihat peralatan penyiaran dan suasana studio yang selama ini hanya mereka saksikan melalui layar televisi.

Kegiatan berikutnya adalah kunjungan ke ruang kontrol studio. Di ruangan ini, santri diperkenalkan dengan berbagai perangkat teknis yang berfungsi mengatur jalannya siaran, seperti pengaturan kamera, audio, dan tampilan visual. Santri juga mendapatkan penjelasan tentang pentingnya kerja sama tim dalam menghasilkan sebuah tayangan televisi yang berkualitas. Tidak hanya itu, santri juga dibekali pengetahuan tentang teknik penulisan naskah berita serta cara membaca naskah berita yang baik dan benar sesuai dengan kaidah jurnalistik dan penyiaran.

Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan educational visit ini. Menurutnya, kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti ini sangat penting untuk menambah wawasan santri dan mengaitkan materi pelajaran dengan praktik nyata di lapangan.

“Melalui kunjungan ke TVRI Kaltim, santri tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga melihat langsung bagaimana dunia penyiaran dan jurnalistik bekerja. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta membuka wawasan santri terhadap berbagai profesi di bidang media dan komunikasi,” ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa kegiatan ini juga diharapkan dapat melatih santri untuk berpikir kritis terhadap informasi yang diterima dari media massa serta memahami pentingnya menyajikan berita yang akurat dan bertanggung jawab.

Dengan terlaksananya kegiatan educational visit ke TVRI Kaltim ini, diharapkan santri kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Samarinda memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan mampu mengambil nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya sekolah dalam membekali santri dengan wawasan yang relevan dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi informasi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *