Makassar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMP Muhammadiyah 5 Samarinda dalam ajang OlympicAD (Olimpiade Ahmad Dahlan) 2026 yang diselenggarakan di Makassar pada 12–14 Februari 2026. Dalam kompetisi tingkat nasional yang diikuti oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Indonesia tersebut, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda berhasil membawa pulang 1 medali perak dan 1 medali perunggu dari cabang lomba Fahmil Qur’an.
Medali perak diraih oleh Tim Fahmil Qur’an Putra dengan total perolehan 425 poin. Tim ini tampil dengan penuh percaya diri, kekompakan, serta ketenangan dalam menjawab setiap soal yang diberikan dewan juri. Adapun anggota tim Fahmil Qur’an Putra adalah:
- Muhammad Reby Mubarok
- Soffan Syakur Fakhrusy
- Muhammad Abi Qhuraira
Sementara itu, Tim Fahmil Qur’an Putri berhasil meraih medali perunggu dengan total 92 poin. Dengan semangat dan kesungguhan yang sama, tim putri menunjukkan kemampuan pemahaman Al-Qur’an yang baik serta kerja sama yang solid selama perlombaan berlangsung. Tim Fahmil Qur’an Putri terdiri dari:
- Dzalia Ziada As Syarif
- Nur Umairah Syahmina Guswantri Putri
- Quinsya Althafunnisa
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Sebelum keberangkatan ke Makassar, para santri telah menjalani proses latihan dan pembinaan secara intensif. Ustadzah Eneng Sonia, S.E., selaku guru pendamping sekaligus pelatih, secara konsisten membimbing para peserta dalam memperdalam pemahaman materi, strategi menjawab soal, serta membangun mental bertanding. Pendampingan yang berkelanjutan tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan tim dalam meraih prestasi di tingkat nasional.
Prestasi yang diraih oleh SMP Muhammadiyah 5 Samarinda ini turut memberikan kontribusi penting bagi Kontingen Kalimantan Timur. Secara keseluruhan, Wilayah Kalimantan Timur berhasil menduduki posisi 8 nasional pada OlympicAD Makassar 2026 dengan total perolehan 25 medali yang terdiri dari 23 emas, 17 perak, dan 39 perunggu. Capaian ini menjadi bukti bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kalimantan Timur mampu bersaing secara kompetitif di tingkat nasional.
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian para santri.
“Prestasi ini adalah buah dari kesungguhan dan kedisiplinan kalian selama berlatih. Kami bangga karena kalian tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga menjaga sikap, akhlak, dan nama baik sekolah selama mengikuti perlombaan. Anak anak semua adalah kebanggan bapak,” ujar beliau dengan penuh haru.
Beliau juga memberikan apresiasi kepada para peserta lain yang telah berjuang namun belum berhasil meraih medali. Menurutnya, seluruh santri yang berangkat adalah pejuang yang telah membawa nama baik sekolah.
“Kepada anak-anak yang belum mendapatkan medali, jangan pernah merasa gagal. Kalian sudah menunjukkan keberanian untuk tampil di tingkat nasional. Itu adalah pencapaian yang luar biasa. Teruslah belajar, terus berlatih, karena setiap proses yang kalian jalani hari ini akan menjadi bekal untuk kesuksesan di masa depan,” tambah beliau.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pengalaman mengikuti ajang nasional seperti OlympicAD menjadi pembelajaran berharga dalam membentuk mental tangguh, rasa percaya diri, serta kemampuan bekerja sama dalam tim. Seluruh peserta, baik yang meraih medali maupun yang belum, telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang yang patut diapresiasi.
Dengan capaian ini, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan akademik dan keagamaan. Diharapkan, keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus berprestasi, mencintai Al-Qur’an, serta membawa nama baik sekolah di berbagai ajang kompetisi di masa yang akan datang.

