SMP Muhammadiyah 5 Samarinda Laksanakan Kajian Ramadhan dan Menerimaan Kurma dari Kerajaan Arab Saudi

Samarinda — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda menggelar rangkaian Kajian Ramadhan yang dilaksanakan pada hari Senin hingga Kamis. Salah satu kajian dilaksanakan pada Kamis, 26 Februari 2026, bertempat di ruang PCM Samarinda Utara, dengan menghadirkan pemateri, Ustadz M. Rifqi Rosyidi, Lc., M.Ag., yang merupakan Direktur Pondok Pesantren Paciran.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, para guru, staf, serta pengasuh. Suasana kajian berlangsung khidmat dan penuh semangat, menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan ruhiyah bagi seluruh peserta yang hadir.

Dalam penyampaian materinya, Ustadz Rifqi menekankan pentingnya tekad dan kemauan yang kuat dalam menjalani kehidupan maupun dalam menjalankan amanah pekerjaan. Beliau menyampaikan bahwa seseorang yang memiliki tekad dan keyakinan pasti mampu melakukan apa pun. Seberat apa pun sebuah pekerjaan, apabila dilandasi dengan keimanan dan kemauan yang sungguh-sungguh, maka pekerjaan tersebut akan terasa ringan dan dapat diselesaikan dengan baik.

Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan tugas. Pekerjaan yang berat apabila dilakukan secara bersama-sama akan menjadi lebih ringan. Namun demikian, beliau mengingatkan adanya “penyakit” manusia, yaitu ketika berada dalam satu organisasi tetapi hati tidak bersatu dan masing-masing membawa kepentingan pribadi. Oleh karena itu, diperlukan sikap kebersamaan, keikhlasan, dan persatuan hati dalam satu visi agar sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik dan membawa keberkahan.

Selain membahas tentang tekad dan kolaborasi, Ustadz Rifqi juga menyampaikan bahwa setiap ibadah memiliki target dan tujuan yang jelas serta dapat dicapai. Beliau mencontohkan ibadah puasa. Jika seseorang berpuasa hanya sekadar menahan lapar dan haus, maka unta pun lebih kuat dalam menahan lapar. Oleh karena itu, ibadah tidak boleh hanya bersifat lahiriah semata, tetapi harus disertai dengan ruh dan spiritualitas yang mendalam agar tujuan utamanya, yaitu meningkatkan ketakwaan, benar-benar tercapai.

Setelah kajian selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan kurma yang secara rutin diberikan setiap bulan Ramadhan oleh Kerajaan Arab Saudi kepada Muhammadiyah. Penyerahan kurma tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan, sekaligus mempererat ukhuwah dan kebersamaan di lingkungan persyarikatan.

Melalui Kajian Ramadhan ini, diharapkan seluruh keluarga besar SMP Muhammadiyah 5 Samarinda semakin termotivasi untuk memperkuat keimanan, mempererat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas, baik dalam bekerja maupun dalam beribadah. Ramadhan pun diharapkan menjadi momentum perubahan menuju pribadi dan lembaga yang lebih baik.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *