Balikpapan — Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus diwujudkan oleh SMP Muhammadiyah 5 Samarinda melalui pengembangan kompetensi guru. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan guru dalam kegiatan English Teaching Workshop Bersama William Hogan (Pakar ELT dengan 30 tahun pengalaman) yang diselenggarakan oleh Pearson bekerja sama dengan Medan Pustaka Mas. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di Hotel Jatra Balikpapan.
Dalam kegiatan tersebut, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda mengutus dua guru Bahasa Inggris, yakni Ibu Citra Yuanita Wibowo, S.Pd., M.M. dan Farra Syarliza Setiawan, S.Pd. Kehadiran keduanya tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Menariknya, kedua guru tersebut didampingi dan diantar langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., sebagai bentuk dukungan nyata dari pimpinan sekolah.
Workshop ini mengusung tema “Active Learning: Facilitating High-Impact Classroom Discussions”, yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif dalam meningkatkan kualitas interaksi dan pemahaman siswa di kelas. Tema ini relevan dengan tantangan pembelajaran saat ini yang menuntut siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu berpikir kritis, berargumentasi, serta berpartisipasi aktif dalam proses belajar.
Kegiatan workshop dibagi menjadi dua sesi utama yang saling melengkapi. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan pemaparan mengenai Active Learning & HOTS Strategy (Higher Order Thinking Skills). Dalam sesi ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana merancang pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir tingkat tinggi, seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Berbagai metode dan strategi disampaikan secara praktis, sehingga guru dapat langsung mengadaptasikannya dalam kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, pada sesi kedua, materi difokuskan pada Differentiation in Mixed-Ability Classrooms. Sesi ini membahas bagaimana guru dapat mengelola kelas dengan kemampuan siswa yang beragam. Peserta diberikan wawasan tentang strategi diferensiasi pembelajaran, baik dari segi konten, proses, maupun produk, sehingga setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya masing-masing tanpa merasa tertinggal.
Keikutsertaan dalam workshop ini memberikan pengalaman berharga bagi para guru, tidak hanya dalam hal peningkatan pengetahuan, tetapi juga dalam memperluas wawasan serta jejaring profesional dengan sesama pendidik dari berbagai sekolah.
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Samarinda, Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Inggris.
“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk terus diikuti oleh para guru, karena dunia pendidikan terus berkembang. Kami ingin guru-guru di SMP Muhammadiyah 5 Samarinda selalu mendapatkan pembaruan metode dan strategi pembelajaran yang efektif. Harapannya, setelah mengikuti workshop ini, para guru dapat mengimplementasikan pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan mampu mendorong siswa berpikir kritis,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa dukungan sekolah terhadap pengembangan profesional guru akan terus ditingkatkan melalui berbagai program pelatihan dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan lainnya.
“Kami percaya bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas guru. Oleh karena itu, investasi terbaik yang bisa dilakukan sekolah adalah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru untuk belajar dan berkembang. Dengan guru yang kompeten dan inovatif, maka kualitas pembelajaran di kelas juga akan semakin baik,” Tambah beliau.
Partisipasi dalam English Teaching Workshop ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SMP Muhammadiyah 5 Samarinda. Dengan penerapan strategi pembelajaran aktif dan diferensiasi, diharapkan siswa dapat lebih terlibat dalam proses belajar, serta mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi yang sangat dibutuhkan di era modern saat ini.
Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 5 Samarinda kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh.

