Samarinda — SMP Muhammadiyah 5 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal pada Rabu, 1 April 2026, yang bertepatan dengan hari ketiga masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman depan SMP Muhammadiyah 5 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda dan diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari pimpinan, dewan guru, staf, hingga seluruh siswa-siswi.
Kegiatan Halal Bihalal ini dihadiri oleh Direktur Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Bapak Drs. H. Jaswadi, M.Si., Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, Bapak Agus Toto Suriyanto, S.Pd., M.M., dewan guru dan staf SMP Muhammadiyah 5 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda, serta para santriawan-santriwati. Seluruh peserta kegiatan mengikuti acara dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan yang hangat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 5 Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Samarinda. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal merupakan tradisi yang sangat baik dan penting untuk terus dilaksanakan karena menjadi sarana mempererat hubungan antara guru dan siswa serta seluruh warga sekolah. Selain itu, beliau juga menyampaikan bahwa setelah libur Ramadhan dan Idulfitri, seluruh siswa diharapkan dapat kembali fokus dalam belajar dan menyiapkan diri menghadapi berbagai agenda akademik yang akan datang, khususnya bagi santri kelas IX yang akan menghadapi Ujian Akhir.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan kultum singkat yang disampaikan oleh Ust. Lukman Hakim, Lc., M.Pd. Dalam kultumnya, beliau menyampaikan tentang pentingnya menjaga silaturahmi, saling memaafkan, serta menjaga akhlak dan adab kepada guru dan orang tua. Beliau juga mengingatkan bahwa Idulfitri bukan hanya tentang kembali suci, tetapi juga menjadi momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih disiplin, dan lebih semangat dalam menuntut ilmu.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Direktur Pondok Pesantren Istiqamah Muhammadiyah Kaltim. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Halal Bihalal ini sebagai bentuk kebersamaan seluruh warga sekolah. Beliau juga berpesan kepada para siswa untuk terus menjaga semangat belajar, menjaga akhlak, serta memanfaatkan waktu dengan baik, terutama bagi santri kelas IX yang akan segera menghadapi ujian. Kepada para guru, beliau juga menyampaikan agar terus mempersiapkan segala kebutuhan akademik dengan baik sehingga seluruh program sekolah dapat berjalan dengan lancar.
Setelah rangkaian sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan saling bersalaman antara santri dengan para guru, staf, kepala sekolah, dan direktur sebagai bentuk saling memaafkan. Para santri berbaris dengan tertib untuk bersalaman dengan para guru. Momen ini menjadi momen yang penuh kehangatan dan kebersamaan serta menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi para siswa, khususnya dalam menanamkan nilai sopan santun, adab, dan rasa hormat kepada guru.
Pelaksanaan Halal Bihalal ini juga bertepatan dengan agenda Rapat Guru SMP Muhammadiyah 5 Samarinda. Rapat tersebut membahas beberapa agenda penting, di antaranya persiapan Ujian Akhir kelas IX, persiapan Asesmen Sumatif kelas VII dan VIII, serta persiapan supervisi pembelajaran. Oleh karena itu, momentum berkumpulnya seluruh guru dimanfaatkan sekaligus untuk melaksanakan Halal Bihalal bersama seluruh santri.
Setelah kegiatan Halal Bihalal selesai dilaksanakan, seluruh santri kembali ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan pembelajaran seperti biasa. Sementara itu, para guru dan staf melanjutkan kegiatan dengan mengikuti rapat di ruang guru untuk membahas secara lebih rinci persiapan Ujian Akhir kelas IX, Asesmen Sumatif kelas VII dan VIII, serta persiapan supervisi pembelajaran.
Melalui kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan seluruh warga sekolah dapat memulai kembali kegiatan belajar mengajar setelah libur panjang dengan semangat baru, hati yang bersih, serta hubungan yang semakin erat antara santri, guru, dan pimpinan sekolah.

